PT Sang Hyang Seri Perkuat Kemitraan Penangkar Benih melalui Program One Day Payment di Banyuwangi

WhatsApp
Facebook
Telegram
LinkedIn
X

Banyuwangi, 13 Februari 2026 – PT Sang Hyang Seri (SHS) melaksanakan kegiatan tanam bersama di lahan mitra tani penangkaran benih di Banyuwangi, Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Operasi dan Komersial SHS sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kemitraan strategis serta memastikan keberlanjutan pasokan benih unggul nasional.

Dalam kesempatan tersebut, SHS menegaskan komitmennya sebagai stakeholder terdepan sekaligus offtaker bagi petani penangkar benih melalui implementasi program One Day Payment dan Loyalty Program Mitra Tani. Program ini dirancang untuk memberikan harga yang lebih baik serta kepastian pembayaran, sehingga mampu meningkatkan nilai tukar dan kesejahteraan petani.

Kepala Desa Tapanrejo menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara petani dan SHS.

“Sinergi antara petani dan SHS ini memberikan kepastian bagi petani dalam menjual hasil penangkaran benihnya. Dengan adanya SHS sebagai offtaker, petani merasa lebih tenang dan optimistis. Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapanrejo.”

Direktur Operasi dan Komersial SHS menyampaikan bahwa kemitraan yang sehat harus dibangun dengan kepastian pasar dan sistem pembayaran yang berpihak kepada petani.

“SHS berkomitmen menjadi offtaker utama bagi petani penangkar melalui skema One Day Payment dan Loyalty Program Mitra Tani. Kami ingin memastikan hasil produksi petani terserap dengan harga yang lebih baik dan pembayaran yang cepat, sehingga nilai tukar petani meningkat dan usaha penangkaran semakin berkelanjutan,” ujar Ferry.

Di tengah kegiatan tanam bersama, Direktur Operasi dan Komersial SHS juga berdiskusi dengan distributor benih setempat guna memperluas jejaring pemasaran serta memastikan ketersediaan benih menjelang musim tanam 2026. Langkah ini menjadi strategi konkret dalam memperkuat distribusi dan kesiapan pasar.

Selain itu, turut dilaksanakan pelatihan bagi jajaran Cabang Jawa Timur–Papua untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menyusun dan mengimplementasikan strategi pemasaran yang efektif dan efisien. Penguatan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar serta memperkuat daya saing produk benih di Unit Seed Production Banyuwangi.

Melalui sinergi kemitraan, penguatan distribusi, serta peningkatan kapasitas SDM, SHS optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani penangkar benih.