Anggota BUMN Pangan ID FOOD, PT Sang Hyang Seri mengikuti  perhelatan West Java Investment Summit (WIJS) 2022 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Acara tersebut digelar dua hari di Bandung mulai Rabu, 5 Oktober 2022.

“Kami tentu terus berkomitmen untuk bisa berkontribusi menjaga ketahanan pangan di Indonesia khususnya jawa barat baik menjaga supply benih padi khusususnya serta beras” kata Maryono, Direktur Utama PT Sang Hyang Seri.

Selain itu, Direktur Produksi Karyawan Gunarso juga menambahkan bahwa potensi pengembangan bisnis di Sang Hyang Seri berjalan pada tahap pembaruan erta perbaikan.

“Lahan pertanian Sukamandi yang dikelola PT Sang Hyang Seri dengan total luas 3.156 ha menggunakan konsep pertanian industri berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, permodalan, organisasi dan manajemen yang modern”

Disamping itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada kegiatan WJIS 2022 menyampaikan bahwa

Jawa Barat merupakan salah satu daerah di Indonesia bahkan di dunia yang memiliki tanah sangat subur, ada sekitar 750 ribu hektar tanah Jawa Barat siap untuk dijadikan bisnis pangan.

“Tanah paling subur salah satunya di Jawa Barat, tanah subur menyebabkan bisnis pangan menjadi bisnis yang mudah dan sangat dibutuhkan,”terang Gubernur Ridwan Kamil di kegiatan WJIS 2022, Bandung, (5/10/2022).

Lebih lanjut Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan Provinsi Jawa Barat hingga saat ini masih menjadi primadona bagi para investor, seiring dengan data realisasi investasi hingga semester I 2022, yang mendapati Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi dengan realisasi investasi tertinggi se-Nasional senilai Rp83,5 triliun atau meningkat sebesar 15,24% (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Herawanto, menambahkan bahwa fokus dorongan investasi pada WJIS 2022 yakni food security dan renewable energy, merupakan langkah Jawa Barat dalam menjawab tantangan global yang berdampak pada peningkatan harga pangan dan energi.

Lebih dalam mengenai investasi pada food security, merupakan langkah Bank Indonesia Jawa Barat guna semakin memperluas implementasi Ekosistem Ketahanan Pangan Terintegrasi (Pangsi). Berbagai kelompok masyarakat inklusif yang telah tergabung dalam ekosistem pangsi, akan semakin diperkuat melalui berbagai investasi pada sektor ketahanan pangan, sehingga akan semakin mendorong efektifitas dan efisiensi proses bisnis komoditas pangan dan produk olahan yang berdaya saing. Pada akhirnya, langkah tersebut akan turut menjaga keberlanjutan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mengantisipasi tekanan inflasi, baik dalam jangka pendek maupun secara struktural.

Info Lebih Lanjut, Hubungi:

Aditya Bima Shakti

+62 8977607795

Assistant Vice President Komunikasi & Relasi Korporasi

PT Sang Hyang Seri

Leave a Reply

Your email address will not be published.