Program tersebut berkerjasama dengan DENSUS 88 Mabes POLRI.

Foto Bersama (kiri ke kanan), Dandim 0605/Subang, Kadensus 88 AT Polri, Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Kapolres Kabupaten Subang, Perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Subang

PT Sang Hyang Seri saat ini mulai mengembangkan program – program yang dapat bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya adalah Program Pelatihan Budidaya Pertanian di Sukamandi, Subang. Program ini merupakan merupakan salah satu cara untuk terus dapat menyebarkan ilmu – ilmu dalam dunia pertanian, sehingga pertanian tidak terlupakan dan akan terus berkembang maju untuk kedepannya.

Salah satu Program Pelatihan Budidaya Pertanian PT Sang Hyang Seri yang baru mulai berjalan adalah kerjasama PT Sang Hyang Seri dengan Densus 88 dalam membimbing dan melatih Eks Narapidana Terorisme atau yang biasa disebut Eks Napiter, dalam dunia pertanian yang memang saat ini banyak dibutuhkan oleh masyarakat.

Pada acara pembukaan Program Pelatihan Kerjasama Budidaya Pertanian bersama dengan Densus 88 yang diadakan pada Rabu (30/11/22), turut dihadiri Kadensus 88 AT Polri Bapak Irjen Pol. Marthinus Hukom, S.I.K, M.Si, Kapolres Kabupaten Subang AKBP. Sumarni S.Ik, S.H, M.H, Dandim 0605/Subang Bambang Raditya, M.Han, Perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Subang dan Komisaris dan Direksi PT Sang Hyang Seri.

Kadensus 88 Irjen Pol Marthinus Hukom, SIK, M. Si., menyampaikan bahwa kerjasama ini dapat berjalan dikarenakan keterbukaan PT Sang Hyang Seri untuk dapat terus memberikan ilmu kepada masyarakat dan salah satunya adalah kepada 10 Eks Napiter yang dicanangkan bersama dengan Densus 88. Sehingga diharapkan dengan adanya kerjasama ini, Eks Napiter dapat menemukan jalan dan hidup yang baru untuk dapat
diterima masyarakat kembali.

“Kami ingin Eks Napiter ini menambah ilmu yang dapat mereka gunakan ketika mereka kembali ke masyarakat khususnya saat ini di PT Sang Hyang Seri, terlebih ini merupakan tanah yang dimiliki oleh negara. Dengan mempelajari pertanian, kami berharap ini akan menjadi sumber ekonomi mereka kedepannya sehingga kecil kemungkinan untuk Eks Napiter ini melakukan perbuatan yang dilakukan sebelumnya.” ujar Marthinus.

Direktur Utama PT Sang Hyang Seri Maryono pun menyampaikan, bahwa PT Sang Hyang Seri saat ini berusaha untuk memperluas pengetahuan mengenai pertanian ke masyarakat secara luas, khususnya pada momentum ini PT Sang Hyang Seri memberikan sumbangsih ilmu pertanian kepada para ex napiter. “Pengembangan Program Pelatihan Budidaya Pertanian menjadi salah satu program yang kami kembangkan saat ini untuk menunjukan bahwa BUMN hadir untuk Indonesia. Dimana program ini dapat melahirkan petani – petani yang memang unggul untuk memajukan dunia pertanian. Salah satu program yang bekerjasama dengan Densus 88 ini juga merupakan dedikasi dari PT Sang Hyang Seri kepada teman – teman Eks Napiter agar dapat menjadikan pertanian sebagai keahlian baru yang dapat bermanfaat
kedepannya,” ujar Maryono.

Eks Napiter, Dodi Suradi menyampaikan bahwa menyambut sangat baik ketika mereka diberikan wadah untuk belajar terkait pertanian. Sehingga mereka dapat memiliki hidup dan pengalaman baru untuk menajdi lebih baik kedepannya. “kami sangat bersyukur dengan adanya kerjasama antara PT Sang Hyang Seri dan Densus 88, karena kami sangat merasa terfasilitasi dengan adanya program pertanian ini. Kami berharap pola pembinaan dengan program – program ini dapat terus berlanjut untuk dapat menambah manfaat baru untuk kami,” ujar Dodi.

Program ini merupakan awalan yang sangat baik untuk semakin banyak dari semua kalangan masyarakat dapat menjadikan pertanian sebagai sebuah fondasi untuk kemajuan negara. Sehingga Pangan Indonesia akan tetap selalu aman dan maju karena petani – petani hebat Indonesia terus dilahirkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *